Thursday, July 25, 2019

Atletik Cabang Lari

A. Pentingnya teknik dalam berlari


Teknik berlari penting diterapkan ketika berlari untuk mendapatkan hasil lari yang maksimal dan mengurangi cidera. Lari cepat dengan posisi badan tegak tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal karena hambatan badan lebih besar dibandingkan dengan posisi condong ke depan. Berbeda dengan lari jarak jauh yang irama kecepatan lari lebih lambat posisi tubuh tegak bermanfaat untuk menjaga keseimbangan badan. Teknik berlari yang benar mencegah terjadinya cidera pada peserta didik. Pada lari cepat pelari tidak menggunakan tumit untuk mendaratkan kaki pada setiap langkahnya. Hal tersebut akan membuat kaki terkilir dan tubuh kehilangan keseimbangan.

B. Tahapan Lari Sprint 

Posisi start jongkok Bersedia sesuai terlihat pada gambar:


Posisi start jongkok Siap sesuai terlihat pada gambar:


Posisi start jongkok aba-aba Ya! terlihat pada gambar:

Setelah melalui tahapan start jongkok pelari melakukan dorongan dan mempertahan kecepatan selama berari. Rangkaian berlari sebagaimana terlihat pada gambar di bawah:



Pada tahap akhir pelari memasuki garis finish. Bagian tubuh mana saja dapat digunakan untuk menyentuh garis finis. Para pelari biasanya akan melakukan gerakan berlariterus, mencondongkan dada, atau mencondongkan togok atau bahunya ketika melewati garis finish.

Kesalahan saat mendekati garis finish pelari menurunkan kecepatan/ tidak berlari terus sehingga memakan waktu lebih lama untuk melakukan penyelesaian lari.

C. Pemberian tongkat upsweep& downsweep lari estafet

Gerakan unsweep merupakan teknik melakukan transfer/ perpindahan tongkat kepada pelari di depannya dengan teknik ayunan atas. Sedangkan gerakan downsweep, pelari memberikan tongkat estafet dengan menggunakan teknik ayunan bawah. 

Teknik ayunan unsweep







No comments:

Post a Comment